Jaringan Local
Jaringan area lokal (LAN) menyediakan kemampuan jaringan ke sekelompok komputer yang berdekatan satu sama lain, seperti di gedung kantor, sekolah, atau rumah.
LAN biasanya dibangun untuk memungkinkan berbagi sumber daya dan layanan, seperti file, printer, permainan, aplikasi, e-mail, atau akses internet.
Beberapa jaringan lokal dapat berdiri sendiri, terputus dari jaringan lain, atau mungkin terhubung LAN lain atau WAN (seperti internet), Jaringan rumah tradisional adalah LAN individual, tetapi mungkin memiliki beberapa LAN di dalam rumah, seperti jika jaringan tamu sudah diatur.
Setiap perangkat atau komputer yang terhubung dalam jaringan lokal akan memiliki ID unik yang berbeda satu sama lain dan disebut alamat IP (IP address), misalnya 192.168.0.1. Dalam implementasinya, biasanya satu perangkat akan disebut server, sedangkan perangkat lainnya disebut client.
Jaringan Internet
Teknologi yang semakin canggih telah membawa perubahan besar bagi kehidupan dunia. Salah satunya cara berkirim pesan. Dahulu berkirim pesan hanya dapat dilakukan menggunakan surat yang tentu membutuhkan waktu yang lama. Saat ini, hanya dengan satu kali ketik Anda dapat berkirim pesan secara langsung (dapat diterima saat itu juga) dengan teman atau saudara yang berada di tempat yang jauh.
Tahukah Anda teknologi apa yang mendukung hal tersebut? Itu semua berkat internet. Keberadaan internet telah menjangkau di seluruh bidang tidak hanya dalam hal berkirim pesan saja.
Apa itu internet? Menurut Allan (2005), intemet adalah jaringan komputer yang saling terhubung dan memiliki kemampuan membaca dan menguraikan IP (Intemet Protocol) dan TCP (Transmission Control Protocol). Menurut Mushthofa, dkk. (2021), jaringan internet ini memungkinkan adanya pertukaran data paket (packet switching communication protocol) untuk melayani millaran pengguna di seluruh dunia. Secara konsep, jaringan Intemet juga disebut jaringan area luas (WAN/Wide Area Network).
Pada awalnya di tahun 1960-an, internet hanyalah sebagai proyek penelitian yang didanal oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek lembaga ARPA yang mengembangkan jaringan yang dinamakan ARPAnet (Advanced Research Project Agency Network). Setelah itu, berkembang menjadi infrastruktur publik pada 1980-an dengan dukungan dari banyak universitas negeri dan perusahaan swasta.
Internet dapat diakses jika perangkat terhubung dengan salah satu ISP (Internet Service Provider) menggunakan mekanisme koneksi internet tertentu. Jika jaringan lokal terhubung dengan ISP, baik secara berkabel maupun nirkabel, perangkat dalam jaringan lokal bisa mengakses internet. Sama seperti jaringan lokal, setiap perangkat pada jaringan internet juga harus memiliki IP address yang berbeda-beda.
Oleh karena IP address ini berlaku secara global, bisa juga disebut IP public. Akan tetapi, tidak semua perangkat lokal yang terhubung dengan internet memiliki IP public karena biasanya IP public hanya digunakan pada perangkat utama yang terhubung dengan jaringan internet secara langsung. Dalam hal ini ada perangkat modem yang terhubung dengan ISP.
Posting Komentar