Jobsheet: Tugas Praktik Konfigurasi NAT (Mikrotik & Cisco Packet Tracer)

Table of Contents
Jobsheet Tugas Praktik: Konfigurasi NAT Mikrotik & Cisco Packet Tracer (masulin00)

NAT (Network Address Translation) adalah teknik penting dalam jaringan komputer yang memungkinkan banyak perangkat menggunakan satu alamat IP publik untuk mengakses internet. Dalam praktik ini, siswa akan mempelajari cara mengonfigurasi NAT pada Router MikroTik dan melalui simulasi pada Cisco Packet Tracer.

Tujuan Pembelajaran

  • Memahami konsep dasar NAT dan fungsinya dalam jaringan.

  • Mengonfigurasi NAT di perangkat MikroTik secara langsung.

  • Mampu menyimulasikan berbagai jenis NAT (Static NAT, Dynamic NAT, dan PAT) di Cisco Packet Tracer.

  • Melatih keterampilan troubleshooting konfigurasi jaringan.

Alat dan Bahan

  • 1 Router MikroTik (atau MikroTik CHR)

  • Cisco Packet Tracer (versi terbaru)

  • 1-2 PC/Laptop

  • Kabel LAN

  • Aplikasi Winbox

Tugas Praktik 1: Konfigurasi NAT di MikroTik (Masquerade NAT)

Langkah-Langkah:

  1. Topologi:

    • PC1 → MikroTik → Internet (gateway)

    • IP LAN: 192.168.10.0/24

    • IP Internet: 10.10.10.2/30 gateway ke ISP 10.10.10.1

  2. Konfigurasi IP Address:

    • Interface LAN:

      /ip address add address=192.168.10.1/24 interface=ether2
      
    • Interface WAN:

      /ip address add address=10.10.10.2/30 interface=ether1
      
  3. Setting NAT (Masquerade):

    /ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
    
  4. Konfigurasi DNS dan Gateway di PC:

    • IP: 192.168.10.10

    • Gateway: 192.168.10.1

    • DNS: 8.8.8.8

  5. Uji Koneksi:

    • Lakukan ping dari PC ke 8.8.8.8

    • Jika berhasil, NAT berhasil dikonfigurasi.

Tugas Praktik 2: Static NAT di Cisco Packet Tracer

Topologi:

  • PC1 (Private): 192.168.1.2

  • Router (NAT): Interface LAN 192.168.1.1, WAN 200.1.1.1

  • Server Publik: 200.1.1.100

Langkah-Langkah:

  1. Konfigurasi IP:

    interface fa0/0
    ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
    no shutdown
    
    interface fa0/1
    ip address 200.1.1.1 255.255.255.0
    no shutdown
    
  2. Konfigurasi Static NAT:

    ip nat inside source static 192.168.1.2 200.1.1.2
    
  3. Tandai interface:

    interface fa0/0
    ip nat inside
    
    interface fa0/1
    ip nat outside
    
  4. Uji Ping dari server ke 200.1.1.2 → harus diteruskan ke 192.168.1.2

Tugas Praktik 3: Dynamic NAT di Cisco Packet Tracer

Langkah-Langkah:

  1. Konfigurasi pool:

    ip nat pool MYPOOL 200.1.1.10 200.1.1.20 netmask 255.255.255.0
    
  2. Access list:

    access-list 1 permit 192.168.1.0 0.0.0.255
    
  3. NAT configuration:

    ip nat inside source list 1 pool MYPOOL
    
  4. Tandai interface seperti sebelumnya (inside/outside).

  5. Ping dari PC client ke server di internet (misal 8.8.8.8)

Tugas Praktik 4: PAT (Port Address Translation) di Cisco Packet Tracer

Langkah-Langkah:

  1. Gunakan satu IP publik untuk semua host:

    ip nat inside source list 1 interface fa0/1 overload
    
  2. Fungsi overload di sini memungkinkan banyak alamat private NAT ke satu alamat publik.

  3. Uji ping dari beberapa PC ke luar jaringan dan amati NAT translation dengan:

    show ip nat translations
    

Evaluasi

Kriteria Penilaian Status (✓/✗)
NAT MikroTik berhasil (ping OK)
Static NAT bekerja (alamat mapping OK)
Dynamic NAT dengan pool berhasil
PAT aktif dan ping multi-host sukses
Dokumentasi konfigurasi lengkap

Kesimpulan

Dengan menyelesaikan jobsheet ini, siswa memahami dan menguasai praktik NAT pada dua sistem berbeda. NAT sangat penting dalam jaringan modern, terutama saat menghubungkan jaringan lokal ke internet atau mengatur server internal agar bisa diakses dari luar.

FAQ

1. Apa itu NAT?

NAT adalah metode untuk mengubah alamat IP pada paket data agar bisa berjalan di jaringan lain, biasanya antara jaringan lokal dan internet.

2. Apa beda Static NAT dan Dynamic NAT?

Static NAT memetakan satu IP lokal ke satu IP publik tetap, sedangkan Dynamic NAT memetakan ke IP publik dari pool secara dinamis.

3. Apa itu PAT?

PAT (Port Address Translation) adalah bentuk NAT yang memungkinkan banyak IP lokal berbagi satu IP publik dengan membedakan berdasarkan port.

4. Bisa NAT diterapkan tanpa internet?

Ya, NAT bisa disimulasikan secara lokal untuk pemahaman konsep.

5. Alat apa yang digunakan untuk praktik ini?

MikroTik router atau CHR untuk praktik langsung, serta Cisco Packet Tracer untuk simulasi.

Posting Komentar