Jobsheet: Tugas Praktik Proxy Server Debian Linux
Dalam dunia jaringan komputer, proxy server berfungsi sebagai perantara antara client (pengguna) dan server tujuan di internet. Proxy dapat mempercepat koneksi, menyaring konten, serta mencatat aktivitas browsing. Pada praktik ini, kamu akan belajar bagaimana cara mengkonfigurasi proxy server menggunakan sistem operasi Debian Linux dengan software Squid.
Tujuan Pembelajaran
-
Menginstal dan mengkonfigurasi Squid Proxy di Debian Linux.
-
Menghubungkan client ke proxy server.
-
Mengatur akses kontrol dan cache pada server.
Perangkat yang Dibutuhkan
-
1 Server (Debian Linux 11 atau terbaru)
-
2 PC Client (Windows/Linux)
-
Switch
-
Kabel LAN Straight
-
Akses root pada server
Topologi Sederhana
Client1 ---|
|--- Switch --- Proxy Server (Debian + Squid) --- Internet
Client2 ---|
Langkah-Langkah Praktik
1. Instalasi Squid
Masuk sebagai root di Debian, lalu jalankan:
apt update
apt install squid -y
2. Konfigurasi Dasar Squid
Edit file konfigurasi utama:
nano /etc/squid/squid.conf
Cari dan ubah:
http_port 3128
acl localnet src 192.168.10.0/24
http_access allow localnet
Simpan dan restart Squid:
systemctl restart squid
systemctl enable squid
3. Setting IP Server
Misalnya:
-
IP Address:
192.168.10.1 -
Subnet Mask:
255.255.255.0 -
Gateway: IP router/internet
Set IP:
ip a add 192.168.10.1/24 dev eth0
4. Setting Client
Di PC client:
-
IP:
192.168.10.2dan192.168.10.3 -
Gateway:
192.168.10.1
Di browser, atur proxy manual:
-
IP Proxy:
192.168.10.1 -
Port:
3128
5. Uji Coba
-
Coba browsing dengan dan tanpa proxy.
-
Cek log akses Squid:
cat /var/log/squid/access.log
6. Membatasi Akses Website
Masukkan blacklist situs di file teks:
nano /etc/squid/blocked-sites.txt
Contoh isi:
facebook.com
youtube.com
Edit squid.conf:
acl blockedsites dstdomain "/etc/squid/blocked-sites.txt"
http_access deny blockedsites
Restart Squid:
systemctl restart squid
Output yang Diharapkan
-
Client hanya bisa akses internet melalui proxy.
-
Situs yang diblokir tidak dapat diakses.
-
Log penggunaan proxy tercatat.
Evaluasi
| Kriteria | Penilaian |
|---|---|
| Squid berhasil diinstal | ✓ / ✗ |
| Proxy berjalan di port 3128 | ✓ / ✗ |
| Client terkoneksi via proxy | ✓ / ✗ |
| Blokir situs bekerja | ✓ / ✗ |
| Log akses tampil dengan benar | ✓ / ✗ |
Kesimpulan
Dengan praktik ini, kamu mempelajari pentingnya peran proxy server dalam keamanan dan manajemen jaringan. Squid pada Debian memberikan kontrol fleksibel terhadap akses internet klien dan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk caching, autentikasi, atau integrasi firewall.
FAQ
1. Apa itu Squid?
Squid adalah software proxy caching yang umum digunakan di server Linux untuk mengontrol dan mempercepat akses internet.
2. Apakah proxy bisa digunakan untuk semua jenis perangkat?
Ya, asalkan perangkat dikonfigurasi untuk menggunakan proxy secara manual atau otomatis.
3. Bisa nggak blokir berdasarkan kategori situs?
Bisa, dengan integrasi blacklist seperti Shalla’s Blacklist atau penggunaan ekstensi filtering.
4. Apakah Squid bisa digabung dengan Mikrotik?
Bisa, dengan mengarahkan trafik dari Mikrotik ke Squid sebagai transparent proxy.
5. Proxy ini bisa menyimpan cache file?
Ya, Squid dapat menyimpan file sementara (cache) untuk mempercepat akses berulang ke situs tertentu.
Posting Komentar